Selamat datang kembali di serial Nahwu Al-Ajurumiyyah! Kita telah melanjutkan pembahasan tentang tanda-tanda Khafadh/Jar. Pada serial Nahwu Al-Ajurumiyyah sebelumnya (029 dan 030), kita telah membahas Kasrah sebagai tanda Khafadh/Jar pada Isim Mufrad Munsharif dan Jamak Taksir Munsharif. Kini, kita akan melengkapi pembahasan Kasrah sebagai tanda Khafadh/Jar pada jenis kata yang ketiga, yaitu Isim Jamak Mu’annats Salim.
Matan Al-Ajurumiyyah menyebutkan:
فَأَمَّا الْكَسْرَةُ: فَتَكُونُ عَلَامَةً لِلْخَفْضِ فِي ثَلَاثَةِ مَوَاضِعَ: فِي الْاِسْمِ الْمُفْرَدِ الْمُنْصَرِفِ، وَجَمْعِ التَّكْسِيرِ الْمُنْصَرِفِ، وَفِي جَمْعِ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ.
Adapun Kasrah, maka ia menjadi tanda Khafadh pada tiga tempat: pada Isim Mufrad Munsharif, Jamak Taksir Munsharif, dan pada Jamak Muannats Salim.
Jamak Mu’annats Salim memiliki kekhasan yang menarik dalam I’rabnya, di mana Kasrah tidak hanya menjadi tanda Jar, tetapi juga tanda Nashab. Mari kita pelajari lebih lanjut.
Untuk menyegarkan ingatan, tiga tanda Khafadh/Jar adalah:
- Kasrah (ـِ atau ـٍ): Tanda asli.
- Ya’ (ي): Tanda pengganti.
- Fathah (ـَ): Tanda pengganti.
Kasrah menjadi tanda Khafadh/Jar pada tiga jenis kata:
- Isim Mufrad Munsharif
- Jamak Taksir Munsharif
- Jamak Muannats Salim
Isim Jamak Mu’annats Salim
Seperti yang telah kita pelajari di serial Nahwu Al-Ajurumiyyah 013, Isim Jamak Mu’annats Salim (جَمْعُ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ) adalah isim yang menunjukkan makna perempuan jamak (lebih dari dua), dan bentuk mufradnya (tunggalnya) selamat atau tidak berubah ketika dijamakkan.
Pembentukannya adalah dengan membuang Ta Marbuthah (ة) dari isim mufrad muannats (jika ada), lalu menambahkan Alif (ا) dan Ta’ Maftuhah (ت) di akhir kata.
Contoh:
-
مُسْلِمَةٌ(seorang muslimah) →مُسْلِمَاتٌ(para muslimah) -
طَالِبَةٌ(seorang siswi) →طَالِبَاتٌ(para siswi)
Kekhasan Jamak Mu’annats Salim adalah ia di-rafa’kan dengan Dhammah, di-nashabkan dengan Kasrah, dan di-jarrkan juga dengan Kasrah.
Berikut adalah contoh Isim Jamak Mu’annats Salim dalam tiga kondisi I’rab (Rafa’, Nashab, Khafadh/Jar):
|
No. |
Isim Mufrad |
Rafa’ dengan Dhammah |
Nashab dengan Kasrah |
Khafadh/Jar dengan Kasrah |
Terjemahan (dalam konteks) |
|---|---|---|---|---|---|
|
1 |
مُسْلِمَةٌ |
مُسْلِمَاتُ |
مُسْلِمَاتِ |
مُسْلِمَاتِ |
Para Muslimah |
|
2 |
طَالِبَةٌ |
طَالِبَاتُ |
طَالِبَاتِ |
طَالِبَاتِ |
Para Siswi |
|
3 |
مُعَلِّمَةٌ |
مُعَلِّمَاتُ |
مُعَلِّمَاتِ |
مُعَلِّمَاتِ |
Para Guru Perempuan |
|
4 |
حَسَنَةٌ |
حَسَنَاتُ |
حَسَنَاتِ |
حَسَنَاتِ |
Kebaikan-kebaikan |
|
5 |
سَيَّارَةٌ |
سَيَّارَاتُ |
سَيَّارَاتِ |
سَيَّارَاتِ |
Mobil-mobil |
Tanda Khafadh Kasrah pada Isim Jamak Mu’annats Salim
Ketika Isim Jamak Mu’annats Salim berada dalam posisi yang mengharuskan Khafadh/Jar (yaitu didahului oleh huruf Jar atau sebagai Mudhaf Ilaih), maka tanda Khafadh/Jarnya adalah Kasrah, baik kasrah tunggal maupun kasrah tanwin, yang jelas terlihat di akhir huruf Ta’ (ت).
Contoh-Contoh
- جَلَسْتُ مَعَ الْمُعَلِّمَاتِ. (Aku duduk bersama para guru perempuan itu.)
- الْمُعَلِّمَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
مُعَلِّمَةٌ. Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului zharfمَعَ(yang berfungsi sebagai amil jar di sini). Tanda Khafadhnya adalah Kasrah yang jelas terlihat di akhir kata.
- الْمُعَلِّمَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
- نَظَرْتُ إِلَى الطَّالِبَاتِ الْمُجْتَهِدَاتِ. (Aku melihat kepada para siswi yang rajin itu.)
- الطَّالِبَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
طَالِبَةٌ. Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jarإِلَى. Tanda Khafadhnya adalah Kasrah yang jelas terlihat. - الْمُجْتَهِدَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
مُجْتَهِدَةٌ. Berkedudukan Khafadh/Jar sebagai Na’at (sifat) dariالطَّالِبَاتِ. Tanda Khafadhnya adalah Kasrah yang jelas terlihat.
- الطَّالِبَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
- هَذَا بَيْتُ الْمُسْلِمَاتِ. (Ini adalah rumah para muslimah.)
- الْمُسْلِمَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
مُسْلِمَةٌ. Berkedudukan Khafadh/Jar sebagai Mudhaf Ilaih dariبَيْتُ. Tanda Khafadhnya adalah Kasrah yang jelas terlihat di akhir kata.
- الْمُسْلِمَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
- تَعَلَّمْتُ مِنْ سَيَّارَاتٍ كَثِيرَةٍ. (Aku belajar dari banyak mobil.)
- سَيَّارَاتٍ: Jamak Mu’annats Salim dari
سَيَّارَةٌ. Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jarمِنْ. Tanda Khafadhnya adalah Kasrah tanwin yang jelas terlihat.
- سَيَّارَاتٍ: Jamak Mu’annats Salim dari
- سَلَّمْتُ عَلَى الْبَنَاتِ فِي الْمَدَارِسِ. (Aku mengucapkan salam kepada anak-anak perempuan di sekolah-sekolah.)
- الْبَنَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
بِنْتٌ(meskipun asalnya jamak taksir, seringkali di-I’rab seperti jamak muannats salim). Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jarعَلَى. Tanda Khafadhnya adalah Kasrah yang jelas terlihat.
- الْبَنَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
Contoh dari Ayat Al-Quran
Mari kita identifikasi Isim Jamak Mu’annats Salim yang berkedudukan Khafadh/Jar dengan tanda Kasrah dalam beberapa ayat Al-Qur’an:
1. QS. Ali Imran (3): 58
ذٰلِكَ نَتْلُوْهُ عَلَيْكَ مِنَ الْاٰيٰتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ
Itulah (kisah Isa) yang Kami bacakan kepadamu (Nabi Muhammad) sebagian bukti-bukti (kebenaranmu sebagai rasul) dan peringatan yang penuh hikmah (Al-Qur’an).
-
الْآيَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
الْآيَةُ(ayat). Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jarمِنَ. Tanda Khafadhnya adalah Kasrah yang jelas terlihat.
2. QS. Ali Imran (3): 109
وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗوَاِلَى اللّٰهِ تُرْجَعُ الْاُمُوْرُ ࣖ
Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan.
-
السَّمَاوَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
السَّمَاءُ(langit). Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jarفِي. Tanda Khafadhnya adalah Kasrah yang jelas terlihat.
3. QS. Muhammad (47): 19
فَاعْلَمْ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۚ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوٰىكُمْ ࣖ
Ketahuilah (Nabi Muhammad) bahwa tidak ada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah serta mohonlah ampunan atas dosamu dan (dosa) orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Allah mengetahui tempat kegiatan dan tempat istirahatmu.
-
الْمُؤْمِنَاتِ: Jamak Mu’annats Salim dari
الْمُؤْمِنَةُ. Berkedudukan Khafadh/Jar karena diathafkan kepadaالْمُؤْمِنِينَ(yang majrur). Tanda Khafadhnya adalah Kasrah yang jelas terlihat.
Ringkasan
-
Kasrah (ـِ atau ـٍ) adalah tanda Khafadh/Jar yang asli.
-
Ia menjadi tanda Khafadh/Jar pada Isim Jamak Mu’annats Salim, selain pada Isim Mufrad Munsharif dan Jamak Taksir Munsharif.
-
Isim Jamak Mu’annats Salim adalah isim jamak yang bentuk mufradnya selamat dan dibentuk dengan menambahkan Alif (ا) dan Ta’ Maftuhah (ت).
-
Ketika Isim Jamak Mu’annats Salim berkedudukan Khafadh/Jar, tanda Khafadhnya adalah Kasrah (baik tunggal maupun tanwin) yang jelas terlihat di akhir kata.
Soal-Soal
Tentukan macam I’rab dan tanda Khafadh/Jar dari kata yang ditebalkan berikut ini. Jelaskan mengapa.
- جَلَسْتُ بَيْنَ الطَّالِبَاتِ وَالْمُعَلِّمَاتِ.
- Kata: الطَّالِبَاتِ – “Para siswi”
- تَعَلَّمْتُ مِنَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ.
- Kata: الْحَسَنَاتِ – “Kebaikan-kebaikan”
- رَأَيْتُ الْمُسْلِمَاتِ فِي الْمَسْجِدِ.
- Kata: الْمُسْلِمَاتِ – “Para muslimah”
- هَذَا كِتَابُ الْأَخْيَارِ.
- Kata: الْأَخْيَارِ – “Orang-orang baik”
Jawaban dan Pembahasan Soal-Soal
- جَلَسْتُ بَيْنَ الطَّالِبَاتِ وَالْمُعَلِّمَاتِ.
- Kata: الطَّالِبَاتِ – “Para siswi”
- Macam I’rab: Khafadh/Jar.
- Tanda I’rab: Kasrah.
- Mengapa: Karena ia adalah Jamak Mu’annats Salim yang berkedudukan sebagai Mudhaf Ilaih dari
بَيْنَ(zharf makan yang berfungsi sebagai amil jar).
- تَعَلَّمْتُ مِنَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ.
- Kata: الْحَسَنَاتِ – “Kebaikan-kebaikan”
- Macam I’rab: Khafadh/Jar.
- Tanda I’rab: Kasrah.
- Mengapa: Karena ia adalah Jamak Mu’annats Salim yang didahului oleh huruf Jar
مِنَ.
- رَأَيْتُ الْمُسْلِمَاتِ فِي الْمَسْجِدِ.
- Kata: الْمُسْلِمَاتِ – “Para muslimah”
- Macam I’rab: Nashab.
- Tanda I’rab: Kasrah.
- Mengapa: Ini adalah Jamak Mu’annats Salim yang berkedudukan sebagai Maf’ul Bih dari
رَأَيْتُ. Nashabnya dengan Kasrah, bukan Khafadh/Jar (meskipun tandanya sama).
- هَذَا كِتَابُ الْأَخْيَارِ.
- Kata: الْأَخْيَارِ – “Orang-orang baik”
- Macam I’rab: Khafadh/Jar.
- Tanda I’rab: Kasrah.
- Mengapa: Ini adalah Jamak Taksir Munsharif yang berkedudukan sebagai Mudhaf Ilaih dari
كِتَابُ. Khafadhnya dengan Kasrah. (Bukan Jamak Muannats Salim).
Penutup
Alhamdulillah, kita telah menuntaskan pembahasan tentang Kasrah sebagai tanda Khafadh/Jar pada Jamak Mu’annats Salim. Ini mengakhiri pembahasan Kasrah sebagai tanda Khafadh/Jar pada ketiga tempatnya.
Pada serial Nahwu Al-Ajurumiyyah berikutnya, insyaallah kita akan melanjutkan pembahasan tanda-tanda Khafadh/Jar dengan menyelami tanda pengganti yang kedua, yaitu Ya’ sebagai tanda Khafadh/Jar pada Asma’ul Khamsah.
Terus semangat dan istiqamah dalam belajar! Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dan pemahaman bagi kita semua.