Selamat datang kembali di serial Nahwu Al-Ajurumiyyah! Kita telah melanjutkan pembahasan tentang tanda-tanda Khafadh/Jar. Pada serial Nahwu Al-Ajurumiyyah sebelumnya, kita telah membahas Kasrah sebagai tanda Khafadh/Jar pada Isim Mufrad Munsharif, Jama’ Taksir Munsharif, dan Jama’ Muannats Salim. Di serial Nahwu Al-Ajurumiyyah terakhir (032 dan 033), kita telah membahas Ya’ sebagai tanda Khafadh/Jar untuk Al-Asma’ul Khamsah dan Isim Tatsniyah.
Kini, kita akan melengkapi pembahasan tanda Khafadh/Jar Ya’ (اليَاءُ) pada tempat yang ketiga dan terakhir, yaitu Jama’ Mudzakkar Salim.
Matan Al-Ajurumiyyah menjelaskan:
وَأَمَّا الْيَاءُ: فَتَكُونُ عَلَامَةً لِلْخَفْضِ فِي ثَلَاثَةِ مَوَاضِعَ: فِي الْأَسْمَاءِ الْخَمْسَةِ، وَفِي التَّثْنِيَةِ، وَالْجَمْعِ.
Adapun Ya’, maka ia menjadi tanda Khafadh pada tiga tempat: pada Asma’ul Khamsah, pada Tatsniyah (Isim Mutsanna), dan pada Jama’ (Jama’ Mudzakkar Salim).
Fokus kita pada serial Nahwu Al-Ajurumiyyah kali ini adalah pada Jama’ Mudzakkar Salim. Kita akan melihat bagaimana Ya’ menjadi tanda Khafadh/Jar yang khas untuk jenis jama’ ini.
Untuk menyegarkan ingatan, tiga tanda Khafadh/Jar adalah:
- Kasrah (ـِ atau ـٍ): Tanda asli.
- Ya’ (ي): Tanda pengganti.
- Fathah (ـَ): Tanda pengganti.
Ya’ menjadi tanda Khafadh/Jar pada tiga jenis kata:
- Al-Asma’ul Khamsah
- Isim Tatsniyah
- Jama’ Mudzakkar Salim
Jama’ Mudzakkar Salim
Seperti yang telah kita pelajari di serial Nahwu Al-Ajurumiyyah 015 (Tanda Rafa’ Wawu pada Jama’ Mudzakkar Salim), Isim Jama’ Mudzakkar Salim (جَمْعُ الْمُذَكَّرِ السَّالِمِ) adalah isim yang menunjukkan makna laki-laki jama’ (lebih dari dua), dan bentuk mufradnya (tunggalnya) selamat atau tidak berubah ketika dijama’kan.
Perubahan dari Isim Mufrad ke Jama’ Mudzakkar Salim
-
Untuk kondisi Rafa’, Jama’ Mudzakkar Salim ditandai dengan penambahan Wawu (و) dan Nun (ن) berharakat fathah (
ـُونَ). Contoh:مُسْلِمٌ(satu Muslim) →مُسْلِمُونَ(para Muslim). -
Untuk kondisi Nashab dan Khafadh/Jar, Jama’ Mudzakkar Salim ditandai dengan penambahan Ya’ (ي) sukun dan Nun (ن) berharakat fathah (
ـِينَ). Contoh:مُسْلِمٌ→مُسْلِمِينَ(para Muslim).
Perhatikan sekali lagi perbedaan bentuk ـِينَ pada Jama’ Mudzakkar Salim dan ـَيْنِ pada Isim Mutsanna. Pada Jama’ Mudzakkar Salim, huruf Ya’nya adalah sukun dan huruf sebelum Ya’ berharakat kasrah, sedangkan pada Isim Mutsanna, huruf Ya’nya adalah sukun dan huruf sebelum Ya’ berharakat fathah. Meskipun keduanya menggunakan Ya’, harakat huruf sebelumnya dan Nun-nya yang membedakan.
Berikut adalah contoh Isim Jama’ Mudzakkar Salim dalam tiga kondisi I’rab (Rafa’, Nashab, Khafadh/Jar):
|
No. |
Isim Mufrad |
Rafa’ dengan Wawu |
Nashab dengan Ya’ |
Khafadh/Jar dengan Ya’ |
Terjemahan (contoh) |
|---|---|---|---|---|---|
|
1 |
مُسْلِمٌ |
مُسْلِمُونَ |
مُسْلِمِينَ |
مُسْلِمِينَ |
Para Muslim |
|
2 |
مُؤْمِنٌ |
مُؤْمِنُونَ |
مُؤْمِنِينَ |
مُؤْمِنِينَ |
Para Mukmin |
|
3 |
مُعَلِّمٌ |
مُعَلِّمُونَ |
مُعَلِّمِينَ |
مُعَلِّمِينَ |
Para Guru (lk) |
|
4 |
صَالِحٌ |
صَالِحُونَ |
صَالِحِينَ |
صَالِحِينَ |
Orang-orang Saleh |
|
5 |
مُهَنْدِسٌ |
مُهَنْدِسُونَ |
مُهَنْدِسِينَ |
مُهَنْدِسِينَ |
Para Insinyur |
Tanda Khafadh Huruf Ya pada Jama’ Mudzakkar Salim
Ketika Jama’ Mudzakkar Salim berada dalam posisi yang mengharuskan Khafadh/Jar (yaitu didahului oleh huruf Jar atau sebagai Mudhaf Ilaih), maka tanda Khafadh/Jarnya adalah Ya’ (ي) yang terletak sebelum Nun berharakat fathah (ـِينَ). Ya’ ini adalah huruf pengganti dari Kasrah. Nun (ـنَ) ini adalah sekadar pelengkap dan akan hilang dalam kondisi tertentu (misalnya ketika di-idhafahkan).
Contoh-Contoh
- سَلَّمْتُ عَلَى الْمُسْلِمِينَ. (Aku mengucapkan salam kepada para Muslim.)
- الْمُسْلِمِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
مُسْلِمٌ. Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jar عَلَى. Tanda Khafadhnya adalah Ya’ (ي) yang jelas terlihat (padaـِينَ).
- الْمُسْلِمِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
- نَظَرْتُ إِلَى الْمُؤْمِنِينَ الصَّادِقِينَ. (Aku melihat kepada orang-orang mukmin yang jujur itu.)
- الْمُؤْمِنِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
مُؤْمِنٌ. Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jar إِلَى. Tanda Khafadhnya adalah Ya’ (ي) yang jelas terlihat. - الصَّادِقِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
صَادِقٌ. Berkedudukan Khafadh/Jar sebagai Na’at (sifat) dari الْمُؤْمِنِينَ. Tanda Khafadhnya adalah Ya’ (ي) yang jelas terlihat.
- الْمُؤْمِنِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
- هَذَا كِتَابُ الْمُعَلِّمِينَ. (Ini adalah bukunya para guru laki-laki itu.)
- الْمُعَلِّمِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
مُعَلِّمٌ. Berkedudukan Khafadh/Jar sebagai Mudhaf Ilaih dari كِتَابُ. Tanda Khafadhnya adalah Ya’ (ي) yang jelas terlihat.
- الْمُعَلِّمِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
- تَعَلَّمْتُ مِنَ الصَّالِحِينَ. (Aku belajar dari orang-orang saleh.)
- الصَّالِحِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
صَالِحٌ. Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jar مِنَ. Tanda Khafadhnya adalah Ya’ (ي) yang jelas terlihat.
- الصَّالِحِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
- جَلَسْتُ مَعَ الْمُهَنْدِسِينَ. (Aku duduk bersama para insinyur.)
- الْمُهَنْدِسِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
مُهَنْدِسٌ. Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului zharf مَعَ (yang berfungsi sebagai amil jar). Tanda Khafadhnya adalah Ya’ (ي) yang jelas terlihat.
- الْمُهَنْدِسِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
Contoh dari Ayat Al-Quran
Mari kita identifikasi Jama’ Mudzakkar Salim yang berkedudukan Khafadh/Jar dengan tanda Ya’ dalam beberapa ayat Al-Qur’an:
1. QS. Al-Baqarah (2): 2
ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ
Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; (ia merupakan) petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.
-
لِلْمُتَّقِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
الْمُتَّقِي(orang yang bertakwa). Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jar لِـ. Tanda Khafadhnya adalah Ya’.
2. QS. Al-Anfal (8): 64
يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ حَسْبُكَ اللّٰهُ وَمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ ࣖ
Wahai Nabi (Muhammad), cukuplah Allah (menjadi pelindung) bagi engkau dan bagi orang-orang mukmin yang mengikutimu.
-
الْمُؤْمِنِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
الْمُؤْمِنُ. Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jar مِنَ. Tanda Khafadhnya adalah Ya’.
3. QS. Al-Baqarah (2): 19
اَوْ كَصَيِّبٍ مِّنَ السَّمَاۤءِ فِيْهِ ظُلُمٰتٌ وَّرَعْدٌ وَّبَرْقٌۚ يَجْعَلُوْنَ اَصَابِعَهُمْ فِيْٓ اٰذَانِهِمْ مِّنَ الصَّوَاعِقِ حَذَرَ الْمَوْتِۗ وَاللّٰهُ مُحِيْطٌۢ بِالْكٰفِرِيْنَ
Atau, seperti (orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit yang disertai berbagai kegelapan, petir, dan kilat. Mereka menyumbat telinga dengan jari-jarinya (untuk menghindari) suara petir itu karena takut mati. Allah meliputi orang-orang yang kafir.
-
الْكَافِرِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
الْكَافِرُ(orang kafir). Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jar بِـ. Tanda Khafadhnya adalah Ya’.
4. QS. An-Nisa’ (4): 88
۞ فَمَا لَكُمْ فِى الْمُنٰفِقِيْنَ فِئَتَيْنِ وَاللّٰهُ اَرْكَسَهُمْ بِمَا كَسَبُوْا ۗ اَتُرِيْدُوْنَ اَنْ تَهْدُوْا مَنْ اَضَلَّ اللّٰهُ ۗوَمَنْ يُّضْلِلِ اللّٰهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهٗ سَبِيْلًا
Mengapa kamu (wahai orang mukmin) (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah mengembalikan mereka (pada kekufuran) karena usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang yang telah dibiarkan sesat oleh Allah? Siapa yang dibiarkan sesat oleh Allah niscaya engkau (Nabi Muhammad) tidak akan menemukan jalan baginya (untuk diberi petunjuk).
-
الْمُنَافِقِينَ: Jama’ Mudzakkar Salim dari
الْمُنَافِقُ(orang munafik). Berkedudukan Khafadh/Jar karena didahului huruf Jar فِي. Tanda Khafadhnya adalah Ya’.
Ringkasan
-
Ya’ (ي) adalah tanda Khafadh/Jar khusus untuk Jama’ Mudzakkar Salim, Isim Tatsniyah, dan Al-Asma’ul Khamsah.
-
Jama’ Mudzakkar Salim adalah isim yang menunjukkan makna laki-laki jama’, dibentuk dengan menambahkan
ـِينَ(Ya’ sukun dan Nun fathah) untuk kondisi Nashab dan Khafadh/Jar. -
Ketika Jama’ Mudzakkar Salim berkedudukan Khafadh/Jar, tanda Khafadhnya adalah Ya’ yang jelas terlihat.
Soal-Soal
Tentukan macam I’rab dan tanda Khafadh/Jar dari kata yang ditebalkan berikut ini. Jelaskan mengapa.
- تَعَلَّمْتُ مِنَ الْمُعَلِّمِينَ الصَّالِحِينَ.
- Kata: الْمُعَلِّمِينَ – “Para guru”
- رَأَيْتُ الْمُسْلِمِينَ فِي الْمَسْجِدِ.
- Kata: الْمُسْلِمِينَ – “Para muslim”
- هَذَا كِتَابُ الْمُهَنْدِسِينَ.
- Kata: الْمُهَنْدِسِينَ – “Para insinyur”
- جَلَسْتُ مَعَ الرَّجُلَيْنِ.
- Kata: الرَّجُلَيْنِ – “Dua laki-laki”
Jawaban
- تَعَلَّمْتُ مِنَ الْمُعَلِّمِينَ الصَّالِحِينَ.
- Kata: الْمُعَلِّمِينَ – “Para guru”
- Macam I’rab: Khafadh/Jar.
- Tanda I’rab: Ya’.
- Mengapa: Karena ia adalah Jamak’ Mudzakkar Salim yang didahului oleh huruf Jar
مِنَ.
- رَأَيْتُ الْمُسْلِمِينَ فِي الْمَسْجِدِ.
- Kata: الْمُسْلِمِينَ – “Para muslim”
- Macam I’rab: Nashab.
- Tanda I’rab: Ya’.
- Mengapa: Ini adalah Jama’ Mudzakkar Salim yang berkedudukan sebagai Maf’ul Bih dari
رَأَيْتُ. Nashabnya dengan Ya’, bukan Khafadh/Jar (meskipun bentuknya sama).
- هَذَا كِتَابُ الْمُهَنْدِسِينَ.
- Kata: الْمُهَنْدِسِينَ – “Para insinyur”
- Macam I’rab: Khafadh/Jar.
- Tanda I’rab: Ya’.
- Mengapa: Karena ia adalah Jama’ Mudzakkar Salim yang berkedudukan sebagai Mudhaf Ilaih dari
كِتَابُ.
- جَلَسْتُ مَعَ الرَّجُلَيْنِ.
- Kata: الرَّجُلَيْنِ – “Dua laki-laki”
- Macam I’rab: Khafadh/Jar.
- Tanda I’rab: Ya’.
- Mengapa: Ini adalah Isim Tatsniyah (bukan Jama’ Mudzakkar Salim) yang berkedudukan sebagai Mudhaf Ilaih dari
مَعَ. Khafadhnya dengan Ya’.
Penutup
Alhamdulillah, kita telah menuntaskan seluruh pembahasan tentang Ya’ sebagai tanda Khafadh/Jar pada ketiga tempatnya: Al-Asma’ul Khamsah, Isim Tatsniyah, dan Jama’ Mudzakkar Salim. Memahami perbedaan antara bentuk ـَيْنِ (mutsanna) dan ـِينَ (jama’ mudzakkar salim) adalah kunci untuk I’rab yang tepat.
Pada serial Nahwu Al-Ajurumiyyah berikutnya, insyaallah kita akan melanjutkan pembahasan tanda-tanda Khafadh/Jar dengan menyelami tanda terakhir, yaitu Fathah sebagai tanda Khafadh/Jar pada Isim Ghayru Munsharif. Ini adalah tanda yang sangat unik dan perlu perhatian khusus.
Terus semangat dan istiqamah dalam belajar! Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dan pemahaman bagi kita semua.